Kamis, 11 April 2013

PENGERTIAN ACTUATING



ACTUATING
Actuating adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran yang sesuai dengan perencanaan manejerial dan usaha-usaha organisasi. Jadi actuating artinya menggerakkan orang-orang agar mau bekerja dengan sendirinya atau dengan kesadaran secara bersama-sama untuk mencapai tujuan dikehendaki secara efektif. Dalam hal ini yang dibutuhkan adalah kepemimpinan. Actuating adalah Pelaksanaan untuk bekerja. Untuk melaksanakan secara fisik kegiatan dari aktivitas tesebut, maka manajer mengambil tindakan-tindakannya kearah itu. Seperti : Leadership ( pimpinan ), perintah, komunikasi dan conseling ( nasehat). Actuating disebut juga“ gerakan aksi “ mencakup kegiatan yang dilakukan seorang manager untuk mengawali dan melanjutkan kegiatan yang ditetapkan oleh unsur-unsur perencanaan dan pengorganisasian agar tujuan-tujuan dapat tercapai. Dari seluruh rangkaian proses manajemen, pelaksanaan (actuating) merupakan fungsi manajemen yang paling utama. Dalam fungsi perencanaan dan pengorganisasian lebih banyak berhubungandengan aspek-aspek abstrak proses manajemen, sedangkan fungsi actuating justru lebih menekankan pada kegiatan yang berhubungan langsung dengan orang-orang dalam organisasi. Dalam hal ini, George R. Terry (1986) mengemukakan bahwa actuating merupakan usaha menggerakkan anggota-anggota kelompok sedemikian rupa hingga mereka berkeinginan dan berusaha untuk mencapai sasaran perusahaan dan sasaran anggota-anggota perusahaan tersebut oleh karena para anggota itu juga ingin mencapai sasaran tersebut. Dari pengertian di atas, pelaksanaan (actuating) tidak lain merupakan upaya untuk menjadikan perencanaan menjadi kenyataan, dengan melalui berbagai pengarahan dan pemotivasian agar setiap karyawan dapat melaksanakan kegiatan secara optimal sesuai dengan peran, tugas dan tanggung jawabnya.
Hal yang penting untuk diperhatikan dalam pelaksanan (actuating) ini adalah bahwa seorang karyawan akan termotivasi untuk mengerjakan sesuatu jika :
a. Merasa yakin akan mampu mengerjakan
b. Yakin bahwa pekerjaan tersebut memberikan manfaat bagi dirinya
c. Tidak sedang dibebani oleh problem pribadi atau tugas lain yanglebih penting, atau mendesak
d. Tugas tersebut merupakan kepercayaan bagi yang bersangkutan.

Fungsi dari Pelaksanaan (actuating) adalah sebagai berikut:
1. Mengimplementasikan proses kepemimpinan, pembimbingan, dan pemberian motivasi kepada tenaga kerja agar dapat bekerja secara efektif dan efisien dalam pencapaian tujuan.
2. Memberikan tugas dan penjelasan rutin mengenai pekerjaan.
3. Menjelaskan kebijakan yang ditetapkan.
4. Proses implementasi program agar dapat dijalankan olehseluruh pihak dalam organisasi serta proses memotivasi agar semua pihak tersebut dapat menjalankan tanggungjawab.
.
CONTROLING
Adalah proses yang dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan, diorganisasikan dan diimplementasikan dapat berjalan sesuai dengan target yang diharapkan sekalipun berbagai perubahan terjadi dalam lingkungan dunia bisnis yang dihadapi.
1.  Proses Pengendalian
a.       Menentukan standar
standar yang baik adalah standar yang dapat diukur.
b.      Pengukuran hasil kerja
c.       Tindakan koreksi terhadap perbedaan antara standar dengan aktualnya
2.   Jenis-Jenis Pengendalian
       a.    Feedfoward control
              kontrol ini dilakukan pada input-input untuk memastikan bahwa input tersebut memenuhi
              standar yang dibutuhkan dalam proses transformasi.
       b.   Concurrent control
              pengendalian ini dilakukan pada proses tranformasi input menjadi output untuk memastikan
              bahwa proses tersebut memenuhi standar organisasi.
       c.    Feedback control
              pengendalian ini dilakukan setelah barang atau jasa organisasi telah selesai diproses.
       d.   Multiple control
              sistem yang menggunakan dua atau lebih metode pengendalian yang disebut di atas.
3.   Alat Pengendalian
       a.   Budget
              budget atau anggaran merupakan ikhtisar hasil yang akan diharapkan dan pengeluaran yang
              disediakan untuk mencapai hasil tersebut. Prosesnya dengan cara membandingkan antara
              penerimaan, pengeluaran dan hasil.
        b. Non budget
- personal observation, pengawasan langsung secara pribadi yang dilakukan oleh manajer.
- report, laporan yang dibuat oleh bawahan.
- finalcial statement, daftar laporan keuangan yang biasanya terdiri dari balance sheet dan income statement.
- statistik, proses pengumpulan data yang lalu dalam bentuk grafik sehingga bisa diketahui data-data yang dahulu.
- internal audit, pengendalian yang dilakukan oleh manajer terhadap bawahan yang meliputi kegiatan-kegiatan tertentu.
4.   Efektivitas Pengendalian
         a. Future oriented, sistem pengendalian yang dilakukan perlu berorientasi pada masa yang
akan datang.
         b. Multidimensional, sistem pengendalian yang baik dan efektif perlu didukung dengan beberapa alat pengendalian.
c.ekonomis, sistem pengendalian harus memperhitungkan biaya yang dikeluarkan.
d. Data dan akurat, pengendalian yang baik perlu data yang akurat
e. Realistis atau dapat dicapai
sistem harus mampu dan mudah untuk dilaksanakan.
f. Tepat waktu, informasi harus tersedia setiap saat pada waktu informasi tersebut dibutuhkan, untuk memperlancar proses pengendalian.
g. Dapat dimonitor, pengendalian yang baik harus disesuaikan dengan karakteristik  orang yang akan melakukan pengawasan untuk mempermudah pengendalian.
h. Dapat diterima oleh anggota organisasi, informasi harus sampai ke pihak yang bertanggung jawab sehingga dapat diharapkan adanya perbaikan atas kekurangannya.
i. Fleksibel,sistem pengendalian harus dirancang seluwes mungkin agar dapat menyesuaikan dengan kondisi dan situasi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar